Cara minum untuk Anda
[Dosis sesuai resep dokter Anda]
Kapsul lepas lambat · Sekali atau dua kali sehari · Telan utuh
Ikuti jadwal yang diberikan dokter Anda.
Informasi obat
Mengapa saya membutuhkannya?
Diltiazem memperlambat sinyal listrik ke jantung bagian bawah melalui blokade kanal kalsium — hasilnya sama dengan bisoprolol: detak jantung lebih terkontrol pada AF. Diberikan sebagai alternatif ketika bisoprolol tidak cocok, misalnya pada pasien asma.
Cara minum & saat sakit
Kapsul lepas lambat diminum sekali atau dua kali sehari sesuai resep. Telan utuh — jangan dibuka atau dikunyah.
Saat Anda sakit
Lanjutkan meskipun sakit ringan. Jika tidak bisa menelan lebih dari satu hari, hubungi dokter.
Efek samping umum
Pusing atau tekanan darah rendah
Bangun perlahan.
Detak jantung lambat
Hubungi dokter jika <50/menit.
Bengkak ringan di kaki
Beri tahu dokter jika mengganggu.
Konstipasi
Minum cukup air dan konsumsi serat.
Tanda bahaya — segera ke IGD
Detak jantung sangat lambat (<45/menit) dengan gejala
Sesak napas yang tiba-tiba memberat — terutama jika ada gagal jantung
Pingsan
Berdebar yang jauh berbeda dari biasanya
Hal yang perlu dihindari
Bisoprolol atau beta-blocker bersamaan
Kombinasi berbahaya — risiko bradikardia berat.
Verapamil bersamaan
Sesama CCB non-DHP — tidak boleh dikombinasikan.
Jus grapefruit
Meningkatkan kadar diltiazem.
Tentang biaya
Terdaftar dalam Fornas BPJS, PRB eligible. Kapsul lepas lambat 100 mg dan 200 mg.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Mengapa saya diberi diltiazem, bukan bisoprolol?
Diltiazem diberikan ketika bisoprolol tidak cocok untuk kondisi Anda — misalnya asma atau efek samping yang tidak dapat ditoleransi.
Apakah diltiazem mencegah stroke?
Tidak. Pencegahan stroke pada AF dilakukan dengan antikoagulan terpisah.